Malang, opinijatim.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan kelembagaan lansia melalui kolaborasi aktif dengan Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kota Malang. Hal ini disampaikan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Kelembagaan PWRI yang digelar di Malang Creative Center (MCC), Rabu (16/7/2025).
Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, hadir langsung dalam kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas kontribusi PWRI dalam pembangunan sosial. “Pengabdian panjenengan tidak akan pernah kedaluwarsa. PWRI berkarya dalam senyap namun berdampak besar bagi masyarakat,” ujarnya.
Amithya menekankan bahwa DPRD melihat PWRI sebagai mitra strategis dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat. Menurutnya, para pensiunan ASN yang tergabung dalam PWRI memiliki pengalaman dan kebijaksanaan yang sangat berharga bagi generasi penerus.
Kegiatan Bimtek ini juga menjadi bagian dari peringatan HUT ke-63 PWRI Kota Malang. Mengusung tema nasional “Dengan Semangat Merah Putih, PWRI Tingkatkan Persatuan dan Kesatuan untuk Mewujudkan Kesejahteraan Lansia Menuju Indonesia Emas,” acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh daerah, termasuk Staf Ahli Setda Kota Malang M. Sailendra dan Ketua PWRI Kota Malang Wasto.

Dalam sambutannya, Wasto menyampaikan terima kasih atas dukungan DPRD dan Pemkot Malang, khususnya melalui dana hibah yang digunakan untuk pemberdayaan pensiunan ASN. “Dana tersebut menunjang pemberdayaan para pensiunan ASN Kota Malang untuk dapat berkiprah dalam masyarakat,” ungkapnya.
DPRD Kota Malang juga menerima penghargaan Wredatama Nugraha Utama sebagai bentuk apresiasi dari PWRI atas dukungan legislatif terhadap program-program lansia. Penghargaan ini menjadi simbol sinergi antara lembaga legislatif dan organisasi sosial dalam membangun Kota Malang yang inklusif dan berkeadaban.
Amithya menambahkan bahwa DPRD akan terus mendorong kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan lansia, termasuk melalui penguatan kelembagaan dan program lintas generasi. “Kami percaya, lansia bukan hanya bagian dari masa lalu, tetapi juga aset penting untuk masa depan,” tegasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua PWRI Provinsi Jawa Timur serta perwakilan dari berbagai instansi pemerintah daerah. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat peran lansia sebagai bagian integral dari pembangunan daerah.
DPRD Kota Malang berharap momentum ini dapat menjadi titik tolak bagi pengembangan program-program yang lebih inklusif dan berkelanjutan, dengan melibatkan lansia sebagai subjek aktif dalam pembangunan. (ddk)



Comment