Malang, OpiniJatim.com – Suasana khidmat menyelimuti Grand Ballroom Malang Mirama Grand Mercure saat Wakil Ketua 2 Trio Agus tampil hadir dalam Upacara Pengukuhan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang tahun 2026. Acara bertajuk Pengukuhan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Malang 2026 ini digelar pada Rabu, 11 Februari 2026, menjadi momen penting yang menandai babak baru kepemimpinan moneter di kawasan Jawa Timur.
Kehadiran Wakil Ketua 2 Trio Agus, tokoh berpengaruh di lingkup pemerintahan daerah, langsung mencuri perhatian para tamu undangan. Dengan penampilan yang penuh wibawa, ia duduk di barisan depan, menyaksikan seremoni pengukuhan yang dipenuhi simbolisme keberlanjutan ekonomi. Acara ini bukan sekadar ritual formal, melainkan panggung strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah lokal dan Bank Indonesia dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi Malang Raya.
Upacara Pengukuhan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Malang 2026 berlangsung lancar di tengah kemegahan Grand Ballroom Malang Mirama Grand Mercure. Lokasi ikonik di pusat Kota Malang ini dipilih untuk menekankan komitmen BI terhadap kemajuan kota pendidikan dan industri. Wakil Ketua Trio Agus, yang dikenal dekat dengan isu pembangunan ekonomi Jawa Timur, tampak antusias menyimak sambutan dari pejabat tinggi BI pusat.
Dalam pidato pembuka, pejabat BI menyoroti tantangan ekonomi 2026, termasuk inflasi rendah dan digitalisasi UMKM. “Kepala Perwakilan baru ini akan jadi motor penggerak stabilitas rupiah di Malang,” ujar salah satu narasumber. Kehadiran Wakil Ketua 2 Trio Agus menambah bobot acara, mengingat Trio Agus sering terlibat dalam forum ekonomi regional seperti Rapat Kerja Pemerintah Daerah (Rakerda) Jatim.
Acara ini juga menjadi ajang networking bagi pelaku usaha Malang. Ribuan mata tertuju pada momen pengucapan sumpah jabatan, diiringi tepuk tangan meriah. Wakil Ketua Trio Agus bahkan berbincang ringan dengan tamu undangan, membahas potensi investasi di sektor pariwisata dan pertanian organik—dua pilar unggulan ekonomi Malang.(red)



Comment