OpiniJatim.com — Sekretariat DPRD Jawa Timur memastikan aparatur sipil negara (ASN) akan menggunakan transportasi umum setiap hari Jumat. Kebijakan ini digulirkan sebagai langkah efisiensi anggaran sekaligus penghematan energi, dan akan diperkuat melalui surat edaran resmi agar pelaksanaannya lebih terstruktur.
Sekretaris DPRD Jawa Timur, Ali Kuncoro, menegaskan bahwa ASN diwajibkan menggunakan transportasi massal setiap Jumat. Bagi ASN yang tinggal dekat kantor, dianjurkan untuk bersepeda. “Mungkin kami terapkan setiap hari Jumat menggunakan transportasi massal. Kalau yang dekat kantor bisa naik sepeda,” ujarnya, Selasa (29/4/2026). Ali menambahkan, imbauan ini sebenarnya sudah lama disampaikan, namun kali ini akan diperkuat melalui surat edaran resmi. ASN yang berdomisili di kawasan Surabaya Raya dapat memanfaatkan layanan Bus TransJatim sebagai moda transportasi utama menuju kantor.
Selain transportasi umum, DPRD Jatim juga tengah menjalankan kebijakan efisiensi energi, di antaranya penerapan Work From Home (WFH) sesuai arahan Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta mematikan listrik dan air di luar jam operasional kantor. Ali optimistis langkah ini mampu menekan penggunaan BBM dan konsumsi energi hingga 15–20 persen. “Secara kalkulatif bisa menekan operasional 15–20 persen. Tapi untuk angka riilnya, nanti kita evaluasi setelah satu bulan,” jelasnya.
Wakil Ketua Komisi A DPRD Jatim, Budiono, menilai kebijakan ini realistis dan bisa diterapkan. “Saya telah membuktikan efisiensi menggunakan kereta api dari Bojonegoro menuju Surabaya,” terang Budiono. Ia menambahkan, perjalanan dari stasiun ke gedung DPRD Jatim dilanjutkan dengan transportasi daring. Menurutnya, metode ini lebih hemat energi karena transportasi umum kini semakin nyaman dan efisien. Budiono juga menegaskan dukungan DPRD terhadap kebijakan efisiensi Pemprov Jatim, termasuk penerapan WFH. “Dalam waktu dekat, Komisi A akan memanggil Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan tersebut,” ujarnya. Langkah efisiensi ini diharapkan tidak hanya menekan anggaran, tetapi juga mendorong perubahan pola mobilitas ASN ke arah yang lebih ramah lingkungan. Dengan penerapan transportasi umum, WFH, dan penghematan energi, DPRD Jatim optimis mampu menciptakan budaya kerja yang lebih hemat dan berkelanjutan. Kebijakan transportasi umum ASN, efisiensi energi, dan WFH ASN menjadi langkah strategis yang diharapkan membawa dampak positif bagi lingkungan kerja DPRD Jatim.



Comment