Pemerintah
Home / Pemerintah / Amithya Ratnanggani: Posyandu Kunci Utama Pembangunan Kesehatan Keluarga di Kota Malang

Amithya Ratnanggani: Posyandu Kunci Utama Pembangunan Kesehatan Keluarga di Kota Malang

Malang — Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita menegaskan bahwa Posyandu merupakan kunci utama pembangunan kesehatan keluarga di Kota Malang. Menurutnya, keberadaan Posyandu tidak hanya berfungsi sebagai layanan kesehatan dasar, tetapi juga sebagai pusat edukasi keluarga dalam membangun generasi sehat dan berkualitas.

Pernyataan tersebut disampaikan Amithya saat menjadi narasumber dalam Talkshow Diseminasi Penguatan dan Peningkatan Posyandu RW di Kecamatan Blimbing, Senin (2/12/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan DPRD terhadap program Desa Bhakti Pemerintah Kota Malang “Ngalam Tahes”.

Amithya menjelaskan, arah kebijakan pembangunan Kota Malang saat ini menempatkan penguatan layanan dasar masyarakat sebagai prioritas, salah satunya melalui optimalisasi peran Posyandu di tingkat RW. Ia menilai Posyandu memiliki posisi strategis dalam meningkatkan pengetahuan orang tua tentang gizi anak, pemantauan tumbuh kembang balita, serta pencegahan masalah kesehatan sejak dini.

“Jika Posyandu berjalan kuat, maka fondasi kesehatan keluarga juga akan kuat. Di sinilah peran penting Posyandu sebagai ujung tombak pembangunan kesehatan masyarakat,” ujar Amithya.

Selain aspek gizi, Amithya juga menekankan pentingnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan keluarga. Menurutnya, edukasi tentang kebersihan, sanitasi, dan pola hidup sehat harus terus diperkuat melalui kegiatan Posyandu agar berdampak jangka panjang terhadap kualitas kesehatan masyarakat.

Blackout Sumatera Lumpuhkan Aktivitas Warga dan Industri

Dalam kegiatan tersebut, Amithya hadir bersama Wakil Ketua I DPRD Kota Malang Abdurrohman SH dan Wakil Ketua II Trio Agus Purwono STP. Keduanya turut memberikan pemaparan terkait tantangan dan strategi penguatan Posyandu agar selaras dengan program pembangunan daerah.

Wakil Ketua I DPRD Abdurrohman SH menjelaskan bahwa Posyandu sejak awal dibentuk sebagai bentuk pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. Namun, tantangan di lapangan masih cukup besar, mulai dari keterbatasan sumber daya hingga perlunya peningkatan kapasitas kader. Oleh karena itu, ia mendorong penguatan kelembagaan Posyandu agar lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Trio Agus Purwono STP memaparkan peran Posyandu dalam program Dasa Bakti Ngalam Tahes. Ia menilai Posyandu memiliki peluang besar untuk mendukung pembangunan kesehatan di tingkat RW jika dikelola secara maksimal dan berkelanjutan.

Kegiatan talkshow berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta. Berbagai masukan terkait operasional Posyandu di wilayah masing-masing disampaikan dalam sesi tanya jawab. DPRD Kota Malang mengapresiasi partisipasi aktif warga dan kader Posyandu sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat layanan kesehatan keluarga.

Sebagai rangkaian acara, panitia juga menggelar undian berhadiah motor listrik serta lomba program unggulan Posyandu tingkat RW, yang menjadi stimulus bagi kader untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas layanan Posyandu di Kota Malang.*(ddk)

Bareskrim Usut Listrik Padam Massal di Sumatera, PLN Sebut Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *