Malang, opinijatim.com Dalam rangka memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat melalui Posyandu, Ketua DPRD Kota Malang beserta Wakil Ketua I dan Wakil Ketua II menghadiri Talkshow bertajuk “Pengawasan Posyandu untuk Pelayanan Berkualitas dalam Bingkai Mewujudkan Dasa Bhakti Walikota dan Wakil Walikota.” Acara ini digelar pada Minggu, 19 Oktober 2025 di Ascent Premiere Hotel and Convention, Kota Malang.
Talkshow ini menjadi momentum strategis bagi DPRD Kota Malang untuk menegaskan komitmennya dalam mendukung program kesehatan berbasis komunitas, khususnya Posyandu, sebagai ujung tombak pelayanan dasar di tingkat kelurahan. Kehadiran pimpinan DPRD menunjukkan keseriusan lembaga legislatif dalam mengawal implementasi Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2014.
Ketua DPRD Kota Malang Amithya dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengawasan terhadap Posyandu harus dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan. “Kami ingin memastikan bahwa Posyandu tidak hanya aktif secara administratif, tetapi juga memberikan pelayanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Wakil Ketua I DPRD H. Abdurrohman menambahkan bahwa sinergi antara eksekutif dan legislatif sangat penting dalam mewujudkan Dasa Bhakti Walikota dan Wakil Walikota. “DPRD siap mendukung dari sisi regulasi dan penganggaran agar Posyandu memiliki sumber daya yang memadai,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua II Trio Agus menyoroti pentingnya pelibatan masyarakat dalam pengawasan Posyandu. Menurutnya, partisipasi warga dapat menjadi indikator keberhasilan pelayanan. “Kita harus mendorong keterlibatan aktif masyarakat agar Posyandu menjadi ruang yang inklusif dan responsif,” katanya.
Acara talkshow ini juga dihadiri oleh Walikota Malang, Camat Sukun, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Kominfo, serta perwakilan dari Dinas Sosial P3AP2KB. Kehadiran para pemangku kepentingan ini memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas layanan Posyandu.
Perwakilan Posyandu dan kelurahan se-Kecamatan Sukun turut memberikan masukan terkait tantangan yang dihadapi di lapangan. DPRD Kota Malang mencatat berbagai aspirasi tersebut sebagai bahan evaluasi dan penyusunan kebijakan ke depan.
Talkshow ini juga menjadi ajang edukasi mengenai pentingnya Posyandu sebagai bagian dari sistem kesehatan nasional. DPRD Kota Malang menekankan bahwa Posyandu bukan sekadar program, melainkan investasi jangka panjang bagi generasi masa depan.
Melalui forum ini, DPRD Kota Malang menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan yang berpihak pada pelayanan publik. “Kami akan terus hadir di tengah masyarakat, memastikan bahwa setiap program pemerintah berjalan sesuai dengan harapan rakyat,” tutup Ketua DPRD.*(ddk)



Comment