Komisi XI DPR RI memilih Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) pada 26 Januari 2026, langsung picu rupiah menguat 0,24% ke Rp16.770 per dolar AS. Pengumuman pukul 17.50 WIB ini bertepatan sempurna dengan penguatan pasar hingga Rp16.700 saat rapat internal pukul 16.00 WIB, lanjutkan tren positif empat hari berturut-turut.
Ketua Komisi XI Misbakhun girang: “Alhamdulillah rupiah menguat saat Thomas terpilih!” Thomas kalahkan Dicky Kartikoyono dan Solikin M. Juhro dalam fit and proper test musyawarah mufakat semua fraksi, unggul papar sinergi fiskal-moneter. Pasar spot Refinitiv catat pergerakan Rp16.750-16.785, tutup Rp16.782—sinyal optimisme investor.
Keponakan Presiden Prabowo ini Wakil Menteri Keuangan, sarjana Haverford College AS, anak eks Gubernur BI Sudrajad Djiwandono era krisis 1998. Pengalaman pasar modal global dan korporasi bikin dia kandidat kuat stabilisasi rupiah di tengah tarif Trump. DPR puji kemampuan bangun solidaritas BI.
Sinergi Kemenkeu-BI tekan inflasi Jatim 2,93% 2025, booster ekspor UMKM Malang-Surabaya. Investor asing beli obligasi Rp2T, cadangan devisa US$150 miliar siaga intervensi. Analis prediksi rupiah lanjut kuat ke Rp16.500 jika data AS lemah.(red)



Comment