Pemerintah
Home / Pemerintah / 9 Tuntutan Massa Demo DPR: “Kami Tidak Butuh Janji, Kami Butuh Perubahan!”

9 Tuntutan Massa Demo DPR: “Kami Tidak Butuh Janji, Kami Butuh Perubahan!”

opinijatim.com – Ribuan massa berpakaian serba hitam memadati kawasan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Senin (25/8), dalam aksi bertajuk Revolusi Rakyat Indonesia. Aksi ini bukan sekadar unjuk rasa, melainkan luapan kekecewaan terhadap kebijakan pemerintah dan DPR yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat.

Sejak pukul 07.00 WIB, peserta aksi mulai berdatangan dari berbagai elemen masyarakat: pelajar STM, mahasiswa, pengemudi ojek online, dan warga sipil. Mereka membawa poster bertuliskan “Bubarkan DPR beban negara” dan “Kami tidak butuh janji, kami butuh perubahan”.

Pemicu utama aksi adalah rencana pemberian tunjangan perumahan sebesar Rp50 juta per bulan kepada anggota DPR RI, menggantikan fasilitas rumah dinas yang sebelumnya diberikan. Kebijakan ini mencuat usai Sidang Tahunan MPR pada 15 Agustus 2025 dan langsung menuai kritik luas2.

Dalam siaran pers yang diunggah akun @gejayanmemanggil, massa menyampaikan 9 tuntutan utama yang menjadi inti gerakan:

  1. Turunkan Prabowo-Gibran dari jabatan Presiden dan Wakil Presiden.
  2. Bubarkan Kabinet Merah-Putih yang dianggap tidak mewakili kepentingan rakyat.
  3. Bubarkan DPR RI sebagai simbol lembaga yang kehilangan legitimasi publik.
  4. Gagalkan Proyek Penulisan Sejarah Indonesia yang dinilai manipulatif dan politis.
  5. Tangkap dan Adili Fadli Zon atas penyangkalan terhadap tragedi pemerkosaan massal 1998.
  6. Tolak RKUHAP, karena dianggap mengancam kebebasan sipil dan hak asasi warga.
  7. Transparansi Gaji Anggota DPR, karena berasal dari uang rakyat dan harus diketahui publik.
  8. Batalkan Tunjangan Rumah DPR, yang dinilai sebagai bentuk pemborosan anggaran.
  9. Gagalkan Rencana Kenaikan Gaji DPR, karena tidak sesuai dengan kondisi ekonomi nasional3.

Aksi sempat berlangsung damai dengan orasi dan nyanyian lagu “Indonesia Pusaka”, namun memanas sekitar pukul 12.00 WIB ketika massa mencoba menerobos barikade beton setinggi 1,8 meter yang dipasang aparat. Bentrokan terjadi di bawah flyover Senayan Park dan depan Restoran Pulau Dua.

Bakorwil III Malang Raih Prestasi Bergengsi, Akuntabilitas Anggaran Jadi Kunci Utama di Bawah Komando Asep Kusdinar

Polisi membalas lemparan batu dengan tembakan gas air mata dan water cannon. Sejumlah pelajar dilaporkan ditahan, sementara seorang jurnalis foto dari kantor berita Antara mengalami kekerasan saat meliput aksi2.*

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *