Jakarta, Opinijatim.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) membatalkan 34 perjalanan kereta api jarak jauh pada Senin (19/1/2026) akibat banjir meluas di lintasan Daop 4 Semarang dan Daop 1 Jakarta. Curah hujan ekstrem sejak Jumat (16/1) memicu luapan sungai, jebolnya tanggul Pekalongan-Sragi, hingga genangan di emplasemen Kampung Bandan.
Sebanyak 38 ribu penumpang telah mengajukan refund tiket sejak Sabtu, dengan KAI menerapkan rekayasa operasional ketat demi keselamatan: pembatalan KA Argo Muria, Argo Anjasmoro, Matarmaja, Tegal Bahari, hingga Parahyangan. Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menegaskan semua keputusan berdasarkan pemeriksaan teknis lapangan mengingat potensi keterlambatan tinggi.
Pemulihan progresif terjadi di Pekalongan-Sragi sejak pukul 05.10 WIB dengan kereta lintas lokomotif dinas, sementara genangan Kampung Bandan selesai ditangani pukul 04.30 WIB menggunakan KPJR. KA pertama melintas batas kecepatan 20 km/jam, bertahap normal sesuai evaluasi.
Total 132 perjalanan KA terdampak banjir, 116 dibatalkan termasuk 16 KA barang, memengaruhi puluhan ribu penumpang. KAI terus normalisasi lintasan sambil koordinasi stakeholder, mengutamakan keselamatan di tengah cuaca ekstrem Jawa Tengah-Jakarta.(dd



Comment