Pemerintah
Home / Pemerintah / Ketua DPRD Kota Malang Dukung Sunat Massal dan Layanan Kesehatan Gratis dalam Peringatan Tragedi Kanjuruhan

Ketua DPRD Kota Malang Dukung Sunat Massal dan Layanan Kesehatan Gratis dalam Peringatan Tragedi Kanjuruhan

Malang, opinijatim.com Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita menghadiri acara “Curva Sud Arema, Tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2025” yang digelar di Jl. Patimura Kios No. 1, Klojen, Kota Malang. Kegiatan ini diisi dengan sunat massal dan layanan kesehatan gratis sebagai bentuk aksi sosial mengenang tiga tahun tragedi Kanjuruhan.

Acara ini diselenggarakan oleh komunitas suporter Curva Sud Arema sebagai bagian dari rangkaian tahunan mengenang insiden memilukan yang terjadi pada 1 Oktober 2022. Tragedi tersebut menewaskan 135 orang dan mengguncang dunia sepak bola Indonesia. Tahun ini, kegiatan sosial menjadi bentuk nyata solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat.

Sunat massal diikuti oleh 100 anak dari berbagai latar belakang, termasuk keluarga kurang mampu. Selain itu, layanan kesehatan gratis juga dibuka untuk masyarakat umum, meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan pemberian vitamin. Tenaga medis dari komunitas dan mitra kesehatan turut ambil bagian dalam kegiatan ini.

Ketua DPRD Kota Malang Amithya menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Curva Sud Arema. “Kegiatan ini bukan hanya mengenang tragedi, tetapi juga menunjukkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang luar biasa dari komunitas Aremania,” ujarnya dalam sambutannya.

Selain sunat massal dan pemeriksaan kesehatan, acara juga dimeriahkan oleh penampilan band punk rock legendaris Marjinal dan komunitas musik d’Kross Arema. Tokoh Arek Malang, Pakdhe Anto Baret, turut hadir memberikan semangat kepada peserta dan keluarga yang hadir.

Bakorwil III Malang Raih Prestasi Bergengsi, Akuntabilitas Anggaran Jadi Kunci Utama di Bawah Komando Asep Kusdinar

Ketua panitia, Sam Ari “Ambon” Susanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini telah memasuki tahun keempat sejak pertama kali digelar pasca tragedi. “Setiap tahun kami mengadakan malam renungan dan aksi sosial sebagai bentuk penghormatan dan penguatan solidaritas,” katanya.

Lokasi acara di Jl. Patimura Kios No. 1 dipilih karena menjadi titik strategis di tengah kota dan mudah diakses oleh masyarakat. Suasana haru dan semangat kebersamaan terasa sejak pagi, ketika para peserta mulai berdatangan bersama keluarga mereka.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh pemuda, relawan kesehatan, dan komunitas lokal. Mereka berharap aksi sosial seperti ini dapat terus berlanjut sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap sesama.

Dengan kehadiran Ketua DPRD dan partisipasi aktif komunitas, acara “Curva Sud Arema, Tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2025” menjadi simbol kekuatan kolektif dalam membangun kembali harapan dan solidaritas di tengah luka sejarah yang masih membekas.*ddk

600 Jukir Resmi Dibekukan Izinnya karena Tolak Parkir Digital

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *