OPINI JATIM – Hasil gambar anak-anak tak lagi sekadar menjadi karya di atas kertas. Melalui inovasi photobooth kreatif, gambar tersebut bisa menjadi bagian dari foto keluarga yang dicetak langsung dan dibawa pulang sebagai kenang-kenangan. Konsep ini dihadirkan MDP (Mulai Dari Pagi) dalam workshop Petualangan Seru, Jelajah Harum bersama brand parfum anak Papoom di Wuffyspace Malang, Sabtu (10/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak mengikuti sesi Menggambar Aroma. Mereka diajak menggambarkan aroma yang dicium sesuai imajinasi masing-masing. Setelah selesai, gambar dipindai dan secara otomatis dimasukkan ke dalam bingkai foto digital.
Anak-anak kemudian berfoto bersama orang tua dengan hasil karya mereka sebagai bagian dari komposisi foto. Hasilnya dicetak langsung di lokasi sehingga setiap keluarga memiliki kenang-kenangan yang berbeda.
Owner MDP Aldo Alifanto Maulana mengatakan, konsep tersebut dirancang agar aktivitas kreatif anak memiliki nilai lebih. Menurut dia, karya yang dibuat dengan penuh antusiasme kerap terlupakan setelah acara selesai.
“Anak menggambar dengan sungguh-sungguh, tapi karyanya jarang menjadi kenangan yang melekat lama dalam memori mereka. Begitu acara selesai, kertasnya terlipat di dalam tas, lalu dilupakan,” ujar Aldo.
Melalui photobooth tersebut, MDP berupaya menghubungkan proses kreativitas anak dengan pengalaman yang dapat dikenang bersama keluarga. Fasilitas ini tersedia dalam dua tema yang menampilkan karakter Papoom, yakni Sunday yang terinspirasi dari apel dan Bebe yang terinspirasi dari bunga.
Kedua karakter itu juga menjadi bagian penting dalam rangkaian workshop. Tidak hanya hadir melalui materi visual, Sunday dan Bebe tampil secara digital untuk menyapa peserta, merespons percakapan, hingga memandu senam pemanasan bersama pembawa acara.
Interaksi tersebut memanfaatkan teknologi sinkronisasi gerak mulut dengan suara talent yang berbicara secara langsung dari lokasi berbeda. Sistem ini dikembangkan tim MDP selama dua minggu, mulai dari desain karakter, animasi, hingga integrasi perangkat.

Pelaksanaannya melibatkan tiga kota sekaligus. Operator menjalankan sistem dari Jakarta, talent pengisi suara bertugas di Bali, sedangkan anak-anak mengikuti kegiatan secara langsung di Malang. Koneksi Zoom digunakan untuk menghubungkan seluruh proses tersebut.
“Sebagai studio, kami ingin memberikan pengalaman yang personal bagi anak dan orang tua. Teknologi kami bawa sebagai sentuhan, bukan pusat perhatian. Harapannya, momen ini masuk ke dalam core memory mereka,” kata Aldo.
Pengalaman berbeda itu mendapat respons positif dari peserta. Jenny, salah satu orang tua yang hadir, mengaku terkejut ketika anaknya menyadari bahwa karakter di layar dapat merespons sapaan secara langsung.
Anisa Zahra juga menilai konsep photobooth memberikan pengalaman menarik karena anak bisa membawa pulang foto yang memuat hasil karyanya sendiri. Sementara itu, Yulinar Dwi Nur Azizah menceritakan keseruan anak-anak ketika mengikuti permainan berburu harta karun. Mereka mencari huruf untuk menyelesaikan misi, dengan orang tua turut membantu memecahkan tantangan.
Rangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan bagaimana teknologi dan aktivitas kreatif dapat dipadukan dalam pengalaman keluarga. Bagi MDP, pendekatan ini menjadi salah satu cara menghadirkan aktivasi brand yang tidak hanya berfokus pada pengenalan produk, tetapi juga melibatkan peserta secara langsung.
MDP merupakan grup usaha kreatif dan teknologi yang berdiri pada 2026. Timnya tersebar di Malang, Bali, Jakarta, Banjarmasin, dan Makassar. Perusahaan ini telah menangani sejumlah proyek, termasuk untuk Surveyor Indonesia dan Telkom International.
Sementara itu, Papoom merupakan brand parfum anak lokal asal Malang yang menjadi bagian dari MDP. Produk Papoom disebut telah memiliki sertifikasi BPOM, berbasis air, bebas alkohol, serta memiliki klaim antibakteri.
Ke depan, MDP berencana mengembangkan konsep aktivasi interaktif tersebut ke berbagai lokasi dan membuka peluang kolaborasi dengan brand lain. Inovasi photobooth dan karakter digital diharapkan dapat menjadi alternatif untuk menghadirkan pengalaman yang lebih personal, kreatif, dan berkesan bagi anak maupun orang tua.*(red)



Comment