Malang, opinijatim.com – Dalam semarak peringatan Hari Bhayangkara ke-79, Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, mengajak jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk menjadikan momentum ini sebagai pemantik semangat turun langsung ke masyarakat. Hal tersebut diungkapkannya saat menghadiri kegiatan jalan sehat Uklam Tahes, Sabtu (28/6/2025) pagi.
Lebih dari 300 peserta dari berbagai elemen masyarakat mengikuti kegiatan yang dimulai dari Alun-alun Merdeka dan berakhir di Mapolresta Malang Kota. Antusiasme warga tampak luar biasa, terlebih dengan kehadiran para pejabat tinggi daerah yang ikut berbaur dalam kegiatan ini.
Amithya menegaskan bahwa sinergi antara Forkopimda dan masyarakat harus terus diperkuat agar pelayanan publik berjalan lebih humanis dan responsif terhadap aspirasi warga. “Hari Bhayangkara bukan sekadar seremonial, tapi menjadi momen evaluasi sejauh mana aparat hadir untuk rakyat,” ujarnya.
Kegiatan Uklam Tahes juga dihadiri oleh Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Nanang Haryono, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, dan Wakil Wali Kota Ali Muthohirin. Keterlibatan para pimpinan ini menjadi simbol komitmen nyata dalam mempererat hubungan antara pemerintah dan publik.
Rute jalan sehat yang melewati kawasan heritage Kayutangan dimanfaatkan sebagai ajang edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan kebersamaan. Acara juga dimeriahkan dengan pembagian doorprize dan hiburan rakyat.
Wali Kota Wahyu Hidayat mengapresiasi keterlibatan masyarakat dalam menjaga situasi kondusif dan harmonis di Kota Malang. Ia menilai momen kebersamaan semacam ini perlu diperbanyak agar hubungan emosional antara pemerintah dan warga kian erat.
Selain sebagai bentuk perayaan, kegiatan ini juga menjadi media refleksi bagi seluruh elemen Forkopimda. Mereka diajak meninjau kembali peran dan tanggung jawab dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menurut Kombes Pol Nanang, semangat Hari Bhayangkara harus ditanamkan dalam setiap langkah pelayanan kepolisian. Ia menambahkan bahwa Polri berkomitmen mendekatkan diri dengan pendekatan yang lebih terbuka dan partisipatif.
Amithya berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi tradisi baru di Kota Malang. “Dengan cara-cara seperti ini, masyarakat merasa lebih didengar dan dihargai,” ucapnya.
Hari Bhayangkara ke-79 tak hanya jadi ajang selebrasi, tapi juga jadi bukti nyata bahwa kolaborasi Forkopimda dengan masyarakat membawa dampak positif bagi kemajuan kota.(red)



Comment