Malang, opinijatim.com – Semarak kemerdekaan mulai terasa di Kota Malang. Pada Sabtu (9/8/2025), Wakil Ketua II DPRD Kota Malang, Trio Agus Purwono, menghadiri dua agenda penting yang sarat makna: kegiatan Baksos Peduli Kasih Semangat Kemerdekaan di Balaikota Malang dan pembukaan Piala Walikota Malang XII 2025 di Jalan Kertanegara.
Kegiatan bakti sosial yang digelar di Balaikota Malang sejak pagi hari menjadi magnet bagi masyarakat. Acara ini menghadirkan berbagai layanan gratis seperti pemeriksaan kesehatan, pembagian sembako, serta hiburan rakyat yang melibatkan komunitas lokal. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial menjadi tema utama dalam kegiatan ini.
Trio Agus Purwono hadir bersama jajaran Pemerintah Kota Malang dan sejumlah tokoh masyarakat. Kehadirannya menandai dukungan DPRD terhadap kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan warga. “Bakti sosial ini bukan sekadar seremonial, tetapi wujud nyata kepedulian kita terhadap sesama,” ujarnya di sela-sela acara.
Sementara itu, di Jalan Kertanegara, suasana berubah menjadi lebih kompetitif dan penuh semangat. Turnamen Piala Walikota Malang XII 2025 resmi dibuka pada sore hari dengan parade peserta dari berbagai komunitas olahraga, pelajar, dan atlet muda. Ajang ini menjadi wadah pembinaan sekaligus hiburan bagi warga.
Trio Agus Purwono kembali hadir untuk memberikan semangat kepada para peserta. Ia menyampaikan bahwa olahraga adalah bagian penting dalam membangun karakter generasi muda. “Kompetisi seperti ini bukan hanya soal menang, tapi soal membentuk mental juara dan semangat kebangsaan,” tegasnya.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia. Pemerintah Kota Malang mengemasnya dengan nuansa lokal yang kental, mulai dari dekorasi merah putih hingga penampilan seni tradisional yang memukau penonton.
Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah pengunjung yang memadati kedua lokasi. Di Balaikota, warga dari berbagai kelurahan datang untuk mendapatkan layanan dan menikmati hiburan. Sementara di Jalan Kertanegara, sorak-sorai penonton mengiringi setiap pertandingan yang berlangsung.
Kehadiran pimpinan DPRD dalam dua agenda ini menunjukkan sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam membangun semangat kebersamaan. Momentum kemerdekaan dijadikan sebagai titik temu antara kepedulian sosial dan pengembangan potensi generasi muda.
Dengan semangat kemerdekaan yang terus digelorakan, Kota Malang menunjukkan bahwa perayaan bukan hanya tentang seremoni, tetapi juga tentang aksi nyata dan partisipasi aktif masyarakat. (ddk)



Comment